Rumpon Dasar di Kasuso Langsung Berbuah, Nelayan Buktikan Efektivitas Hanya dalam Tiga Hari

Kasuso, Bulukumba – Keberhasilan nelayan Kasuso kembali membuktikan bahwa inovasi pengelolaan perikanan berbasis ekosistem memberikan hasil nyata. Meski baru diturunkan secara rampung pada hari Minggu lalu, rumpon dasar yang ditempatkan di perairan Kasuso sudah menunjukkan fungsi optimalnya sebagai pengumpul ikan. Dalam waktu kurang lebih tiga hari, nelayan setempat berhasil mendaratkan hasil tangkapan yang beragam dan melimpah di sekitar lokasi rumpon.

Berdasarkan laporan nelayan berhasil menangkap ikan beberapa jenis demersal dan Pelagis secara  sekaligus antara lain:

  • Ikan kakap merah (Lutjanus sp.)

  • Ikan biji nangka / kurisi merah (Nemipterus sp.)

  • Ikan lencam (Lethrinus sp.)

  • Ikan ekor kuning (Caesio sp.)

  • Ikan layaran kecil

  • Beberapa jenis ikan karang lainnya yang umum menghuni habitat berstruktur


Dari satu kali aktivitas memancing di sekitar rumpon dasar tersebut, diperkirakan nelayan berhasil menangkap sekitar 40–60 ekor ikan dengan total berat berkisar 10–15 kilogram. Ukuran ikan relatif seragam, dengan kondisi segar dan kualitas baik, menandakan ikan berasal dari habitat yang sehat dan tidak tertekan.

Keberhasilan cepat ini tidak terlepas dari desain rumpon dasar yang diturunkan. Sebanyak 120 unit rumpon dasar ditempatkan dalam satu kawasan terintegrasi, dengan tujuan jangka panjang membentuk ekosistem baru sekaligus fishing ground produktif bagi masyarakat nelayan Kasuso. Lokasi rumpon yang berada kurang dari 1 kilometer dari pemukiman memberikan keuntungan besar, baik dari sisi efisiensi bahan bakar maupun keselamatan nelayan.

Lebih dari sekadar meningkatkan hasil tangkapan, keberadaan rumpon dasar ini juga berperan penting dalam menurunkan tekanan terhadap ekosistem terumbu karang. Nelayan tidak lagi harus melakukan penangkapan di area berterumbu, karena ikan sudah terkonsentrasi di rumpon dasar. Dengan demikian, fungsi terumbu karang sebagai habitat alami tetap terjaga.

Menurut Yusli Sandi, Kabid Perikanan Tangkap bahwa Rumpon dasar ini dirancang menyerupai terumbu alami, lengkap dengan struktur dan atraktor yang sangat disukai ikan. Desain tersebut tidak hanya menjadi tempat berlindung, tetapi juga menciptakan rasa aman bagi biota laut. Dalam ekologi perikanan, ikan cenderung memijah ketika merasa aman terhadap lingkungannya. Kehadiran “rumah ikan” ini diyakini akan merangsang ikan dan biota lain untuk melakukan pemijahan di sekitar rumpon.

Dengan fungsi tersebut, rumpon dasar di Kasuso diharapkan berkembang menjadi bank ikan dan bank biota laut, yang tidak hanya meningkatkan kelimpahan ikan di titik rumpon, tetapi juga memantik peningkatan stok ikan di wilayah perairan sekitarnya melalui efek sebaran alami.

Sementara itu, dari rekaman video aktivitas memancing nelayan, terlihat suasana memancing yang berlangsung santai namun penuh antusiasme. Nelayan memancing dengan jarak sangat dekat dari daratan, tarikan ikan terjadi hampir beruntun, dan hasil tangkapan langsung dinaikkan ke perahu kecil. Ekspresi kepuasan nelayan mencerminkan keyakinan bahwa rumpon dasar ini benar-benar membawa harapan baru bagi keberlanjutan mata pencaharian mereka.

Ke depan, kawasan rumpon dasar Kasuso diproyeksikan menjadi model pengelolaan perikanan berkelanjutan, yang mampu menyeimbangkan antara peningkatan kesejahteraan nelayan dan perlindungan ekosistem laut.






Comments

Popular posts from this blog

Introduksi Teknologi Terus Dilakukan: Demi Nelayan yang Bonafid

Kehobohan Nelayan Berlanjut: Setelah Paus dan Scalicus, Kini Ditemukan Kerapu Kertang

KAPAL NELAYAN MILIK WARGA TERBAKAR DISAMBAR PETIR DI BONTOTIRO