Posts

Super El Niño Mulai Dirasakan Nelayan Bulukumba, Hasil Tangkapan Ikan Anjlok di Musim Timur

Image
BULUKUMBA — Musim timur yang selama ini menjadi salah satu periode penting bagi nelayan Bulukumba justru menghadirkan kondisi berbeda pada tahun 2026. Di saat nelayan biasanya mulai menikmati melimpahnya ikan pelagis seperti tongkol dan tembang di perairan selatan Bulukumba hingga Bantaeng, tahun ini ikan justru semakin sulit ditemukan. Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh nelayan purse seine yang beroperasi di perairan Bulukumba. Salah satunya adalah Juned, pemilik kapal Buana Rezky , yang mengungkapkan bahwa hasil tangkapan tahun ini jauh menurun dibandingkan kondisi normal pada musim timur. “Biasanya kalau musim timur seperti sekarang, sekitar 40 mil dari pantai selatan Bulukumba sampai Bantaeng itu banyak ikan loka-loka atau tongkol. Tahun lalu di bulan yang sama kami masih sering mendapatkan ikan. Tapi sekarang sangat sulit,” ungkap Juned. Secara klimatologis, periode musim kemarau yang berkaitan dengan dominasi angin timur di Indonesia umumnya berlangsung sekitar April hingg...

Cluster Rumpon Dasar Kasuso Buktikan Manfaat Nyata, Produksi Ikan Capai 34,78 Ton Selama Semester I 2026

Image
Konstruksi Rumpon Dasar Bulukumba – Program pengembangan Cluster Rumpon Dasar Kasuso yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Perikanan kembali menunjukkan hasil yang menggembirakan. Berdasarkan hasil Monitoring dan Evaluasi Pemanfaatan Cluster Rumpon Dasar Kasuso Semester I Tahun 2026 , kawasan habitat buatan tersebut berhasil meningkatkan produktivitas penangkapan ikan sekaligus memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat nelayan. Selama periode Januari hingga Juni 2026, total produksi hasil tangkapan dari kawasan Cluster Rumpon Dasar Kasuso diperkirakan mencapai 34,78 ton dengan estimasi nilai ekonomi sekitar Rp1,32 miliar . Peningkatan produksi terjadi secara bertahap dari bulan ke bulan, seiring membaiknya kondisi oseanografi Teluk Bone pada awal Musim Timur serta meningkatnya aktivitas armada nelayan yang memanfaatkan kawasan rumpon. Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Bulukumba, Yusli Sandi, S.Kel., M.Si. , menjelaskan b...

Baru Sekitar 8 Hari, Rumpon Dasar Mini Berhasil "Menghadirkan" Baramundi Raksasa 11 Kilogram di Kolam Labuh Bentenge

Image
Strike Baramundi (Sumber: akun Arman Fadil) Bulukumba – Inovasi Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui pemasangan rumpon dasar mini di Kolam Labuh Bentenge mulai menunjukkan sinyal positif. Baru sekitar 8 hari sejak rumpon dasar mini diturunkan, seorang angler berhasil mendaratkan seekor ikan baramundi (kakap putih) dengan bobot diperkirakan mencapai 11 kilogram di kawasan kolam labuh. Keberhasilan tersebut menjadi perbincangan di kalangan pemancing karena ukuran ikan yang diperoleh tergolong sangat besar untuk ditangkap di kawasan dekat pantai. Selama ini, berdasarkan perilaku alami ikan, individu berukuran besar umumnya lebih banyak dijumpai pada perairan yang lebih dalam, sedangkan kawasan pesisir lebih didominasi ikan-ikan kecil dan juvenil. Fenomena ini menjadi semakin menarik karena terjadi hanya sekitar delapan hari setelah Pemerintah Kabupaten Bulukumba menenggelamkan rumpon dasar mini sebagai habitat buatan di dasar Kolam Labuh Bentenge. Informasi dari akun Facebook A...

Rumpon Dasar Mini Hadir di Kolam Labuh Bentenge, Saat Hobi Memancing Menjadi Penggerak Ekonomi dan Pemulihan Ekosistem Laut

Image
Kadis Perikanan Bulukumba Bulukumba – Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Perikanan kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kali ini, inovasi tersebut diwujudkan melalui penurunan rumpon dasar mini di kawasan Kolam Labuh Bentenge, sebuah habitat buatan yang dirancang bukan hanya untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan, tetapi juga membangun ekosistem laut yang sehat dan berkelanjutan. Berbeda dengan rumpon konvensional yang hanya berfungsi sebagai alat pengumpul ikan, rumpon dasar mini ini didesain sebagai rumah ikan (fish shelter) yang memiliki fungsi ekologis lengkap, yakni sebagai tempat berlindung (shelter), tempat bermain dan pembesaran (nursery ground), tempat mencari makan (feeding ground), serta tempat berkumpulnya ikan-ikan kecil . Keunikan rumpon ini terletak pada penggunaan material atraktor hibrid , yaitu perpaduan antara daun kelapa sebagai material alami dan stripping band sebagai material sint...

Mahasiswa UNHAS Buktikan Program 1.000 Rumpon Berhasil, Produktivitas Nelayan Bulukumba Meningkat

Image
  Mahasiswa Peneliti Bulukumba – Program 1.000 Rumpon yang digagas Pemerintah Kabupaten Bulukumba kini mulai menunjukkan hasil nyata. Temuan tersebut terungkap dalam penelitian mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin, Muhammad Reski Hidayat , yang meneliti dampak pemasangan rumpon terhadap produktivitas perikanan di wilayah Bulukumba. Penelitian tersebut memberikan bukti ilmiah bahwa keberadaan rumpon tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu penangkapan ikan, tetapi juga berperan sebagai habitat buatan yang mampu meningkatkan konsentrasi ikan di perairan pesisir. Hal ini berdampak langsung pada meningkatnya hasil tangkapan nelayan serta efisiensi biaya operasional. Menurut hasil penelitian, lokasi penangkapan yang berada di sekitar rumpon memiliki produktivitas lebih tinggi dibandingkan daerah tanpa rumpon. Fenomena ini terjadi karena rumpon menciptakan "oasis" di laut, tempat berbagai organisme kecil berkembang sehingga menarik ikan-ikan pel...

Keresahan Nelayan Pemancing terhadap Dugaan Aktivitas Penangkapan Ikan Ilegal Berbasis Kompresor

Image
Sebagai penyuluh perikanan yang secara aktif mendampingi dan berinteraksi langsung dengan nelayan pemancing di wilayah pesisir Kecamatan Bontobahari, saya mencatat adanya keresahan yang berulang dan konsisten dari nelayan terkait dugaan aktivitas penangkapan ikan ilegal menggunakan bahan bius dengan metode penyelaman berbantuan kompresor. Keresahan ini bukan bersifat sporadis, melainkan terakumulasi dari waktu ke waktu dan disampaikan melalui laporan lisan yang masif, meskipun belum disertai bukti material yang memadai untuk dilanjutkan ke proses penegakan hukum formal. Berdasarkan pengamatan lapangan, aktivitas yang dicurigai tersebut kerap dilaporkan beroperasi di perairan Desa Darubiah, Ara, dan Lembanna. Dalam beberapa kesempatan, saya secara langsung menyaksikan keberadaan armada penangkapan ikan berukuran di atas 5 GT yang dilengkapi kompresor berkapasitas besar, ditandai dengan suara mesin yang khas dan berbeda dari armada nelayan lokal. Karakteristik kapal dan pola operasinya m...

Ekspor Ikan Perdana ke Arab Saudi Resmi Diluncurkan dari KNMP Bentenge

Image
  Bulukumba – Denyut nadi bisnis perikanan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Bentenge mulai menggeliat. Meski pembangunan kawasan belum rampung sepenuhnya, aktivitas ekonomi berbasis perikanan tangkap telah menunjukkan dampak nyata. Hal ini ditandai dengan peluncuran ekspor ikan perdana ke Arab Saudi yang secara resmi dilepas oleh Bupati Bulukumba  H.Andi Muchtar Ali Yusuf bersama Kadis Perikanan Bulukumba dari KNMP Bentenge, Bulukumba. Ekspor perdana ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan sektor perikanan Bulukumba. Sebanyak 1 ton ikan segar dikirim langsung menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menggunakan mobil pendingin (refrigerated truck) milik KNMP Bentenge , untuk selanjutnya diterbangkan pada hari yang sama menuju Jeddah, Arab Saudi . Keberangkatan ekspor ini menegaskan bahwa kehadiran fasilitas KNMP Bentenge tidak hanya menjadi simbol pembangunan, tetapi langsung berfungsi sebagai penggerak ekonomi riil . Aktivitas perikanan tangkap yang se...