SERUNYA PELATIHAN PENGOLAHAN IKAN DI BPVP BANTAENG

Gambar 1: Foto Peserta Pelatihan Pengolahan Ikan di BPVP Bantaeng

Dalam upaya meningkatkan keterampilan sumberdaya manusia dan nilai ekonomi produk perikanan lokal, Bidang Pengawasan, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Perikanan Bulukumba bekerjasama dengan BPVP Bantaeng menyelenggarakan Pelatihan Pengolahan Ikan bagi masyarakat khususnya anggota UPI (unit pengolah ikan) yang tergabung pada Poklahsar di Kabupaten Bulukumba. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi sumberdaya perikanan melalui pengolahan kreatif dan bernilai tambah. Diharapkan para anggota UPI yang mengikuti pelatihan pengolahan ikan kompeten sesuai dengan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) sehinnga mampu mengembangkan usaha pengolahan ikan maupun bersaing di industri pengolahan ikan.

Gambar 2. Pelatihan Pengolahan Ikan yang dilaksanakan secara Online

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan mulai tanggal 8 – 26 Juli 2025 yang memadukan pembelajaran sistem online dan offline. Pelatihan online dilaksanakan selama 6 hari, materi yang didapatkan peserta yakni pengembangan soft skill, penguatan kelembagaan, penerapan konsep 5S terhadap peningkatan produktivitas, penerapan K3 di tempat kerja, perbedaan ikan segar dan tidak segar, proses pemilihan bahan dan pencampuran, proses produksi produk olahan perikanan, pengemasan, serta menghitung BEP dan HPP Produk. Tidak hanya itu mereka dibekali dengan materi wawasan industri.

BPVP Bantaeng memiliki gedung Workshop Pengolahan Ikan yang ditunjang bahan praktek, fasilitas lengkap dan instruktur handal. Para peserta pelatihan pengolahan ikan mempraktekkan proses pengolahan ikan pada hari ketujuh hingga keduabelas. Produk olahan ikan yang dipraktekkan peserta yakni siomay, dimsum, cireng tuna mayo, bakso goreng mekar, kaki naga, sistik naga, kerupuk, otak-otak, kerupuk, abon ikan, bakso, pempek, nugget/sushi tuna roll. Diakhir kegiatan pelatihan peserta akan menghadapi ujian kompetensi pada tanggal 28 Juli 2025 yakni ujian secara tulis, praktek dan lisan yang dinilai langsung oleh asesor, jika peserta lulus maka akan mendapatkan sertifikat BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) yang berlaku selama 3 (tiga) tahun.

Monitoring Kegiatan Pelatihan Pengolahan Ikan dilakukan oleh Dinas Perikanan Bulukumba pada 21 Juli 2025 bertujuan untuk berkoordinasi lebih lanjut dengan tim BPVP terkait kerjasama pelatihan perikanan yang diharapkan dapat dilakukan secara kontinu, meninjau progress pelatihan serta memberikan motivasi kepada para peserta agar kelak dapat membuka usaha olahan ikan berbekal skill yang didapatkan dari BPVP Bantaeng. Testimoni  positif diberikan oleh Nurhikmah Dar bahwa pengalaman yang didapatkan selama pelatihan di BPVP Bantaeng sangat membantu meningkatkan skill dan melatih kedisiplinan peserta. Rahmat menambahkan ternyata banyak olahan ikan yang bisa dibuat, harapan kedepan dapat membuat produk olahan ikan serta mengubah mindset masyarakat tidak hanya menjual ikan segar tapi dapat mengolah ikan menjadi  olahan ikan.yang bernilai tambah.

Gambar 3. Suasana Praktek Pengolahan Ikan di BPVP Bantaeng

Gambar 4. Monitoring Kegiatan Pelatihan Pengolahan Ikan oleh Dinas Perikanan Bulukumba

 

Comments

Popular posts from this blog

Introduksi Teknologi Terus Dilakukan: Demi Nelayan yang Bonafid

Kehobohan Nelayan Berlanjut: Setelah Paus dan Scalicus, Kini Ditemukan Kerapu Kertang

Nelayan Liukang Loe Temukan Ikan Langka di Perairan Dalam Bulukumba